SPSS

Unknown
19.39



A.      Pengenalan SPSS
SPSS (Statistical Program for Social Science) merupakan paket program yangberguna untuk menganalisis data statistik. SPSS dapat digunakan untuk hampir seluruh file data dan sekaligus membuat laporan dalam bentuk tabulasi, grafik, dan plot untuk berbagai distribusi maupun statistik deskriptif.
SPSS menyediakan empat window , yaitu :
·         Data editor yang terdiri dari :
ü  File, berfungsi untuk menangani hal-hal yang berhubungan dengan file data, sepertimembuka file baru, membuka file tertentu, mengambil data dari program lain, mencetak dan lain-lain.
ü  Edit, berfungsi dalam menangani hal-hal yang berhubungan dengan perbaiakan atau mengubah nilai data (duplikasi data, menghilangkan data, dan lain-lain). View, berfungsi untuk mengubah status toolbar (output label, script, dan lain-lain)
ü  Data, Berfungsi untuk membuat perubahan pada SPSS secara keseluruhan seperti mengurutkan data, menyeleksi data berdasar kriteria tertentu, dan lain-lain.
ü  Transform, berfungsi untuk membuat perubahan pada peubah yang telah dipilih dengan aturan tertentu.
ü  Analyze, merupakan menu inti SPSS yang berfungsi untuk melakukan semua prosedur perhitungan statistik, seperti uji t, uji F, regresi, dan lain-lain.
ü  Graph berfungsi membuat berbagai jenis grafik untuk mendukung analisis statistik, seperti, line bar, pie, dan lain-lain.
ü  Utilities berfungsi dalam memberi informasi tentang peubah yang sekarang dan yang sedang dikerjakan juga dalam mengatur tampilan menu menu lain.
ü  Window (seperti yang telah kita kenal).
ü  Help (seperti yang telah kita kenal).

·         Menu Output Viewer
Menu ini berfungsi untuk memasukan data yang siap diolah oleh SPSS, setelah diolah lewat menu analyze maka hasil pengolahan informasi tersebut ditampilkan dalam bentuk viewer. Seperti halnya pada ,emu editor, menu ini memuat file, edit, dan lain-lain yang disesuaikan dengan keinginan pengguna.

·         Menu Syntax Editor
Jika pada saat mengolah data, ada beberapa perintah yang hanya dapat digunakan dalam SPSS command language. Perintah tersebut dapat ditulis dalam Syntax Editor. Isi menu syntax sama dengan menu lain, tetapi ada tambahan submenu run, yang berfungsi untuk menjalankan syntax yang ditulis.

·         Menu Script Editor
Pada dasarnya dapat digunakan untuk melakukan berbagai pengerjaan SPSS secara otomatis, seperti membuka file, menutup file, dan lain-lain. Isi menu syntax sama dengan menu lain, tetapi ada tanmbahan submenu script, yang berfungsi untuk membuat berbagai subrutin dan fungsi baru, serta sub menu debug untuk melakukan debug script.

Mempersiapkan data
Sebelum kita menampilkan data dengan menggunakan SPSS, kita harus mengenal dulu case, variable, dan value. Setiap baris dinamakan case (kasus).
Sementara itu, setiap kolom dinamakan variable (peubah). Sedangkan input setiap sel dinamakan value (nilai). Dalam rangka memasukan data (sebelum di olah), bias langsung ditulis dalam SPSS atau dicopy dari file lain (excel, lotus, dBASE, dan lain lain.

Menu utama program SPSS ini ditunjukan pada lingkaran seperti yang tampak dibawah ini
Data view adalah data yang tampilannya seperti exel, data view ini sebagai lembar kerja.
Untuk melihat tampilan data view,dengan meng-klik tulisan (data view)
Dan tampilannya sebagaiberikut :
Sedangkan variable view berperan sebagai definisi operasional yang hasilnya nanti akan terlihat di  data view. Untuk melihat tampilan variable view, dengan meng-klik (variable view) sepeti di tunjukan lingkaran merah,dan tampilan variable view seperti dbawah ini

 Inilah pengenalan Program SPSS secara garis besar.
Untuk mengenal SPSS lebih jauh, mari kita mencoba mengolah data menggunakan analisis regresi dengan menggunakan SPSS 12.0

Hal pertama yang kita lakukan adalah memasukan data pada halaman DATA VIEW di SPSS,kemudian ketik nilai variabel-variabel (Y,X1, dan X2)
Pada halaman VARIABEL VIEV, dalam kolom Name ketik simbol (Y,X1,X2 ) dan pada Kolom Label ketikan nama Variabel ( Daerah,Sales,Promo dan Outlet)
Pada kolom Type, variabel Y di pilih tipe Srting karena data yang ditampilkan pada DATA VIEW berupa huruf (nama daerah) sedangkan pada variabel X1,X2,X3 dipilih type Numeric karena data yang dtampilkan berupa angka.
Selanjutnya untuk mengolah data menggunakan analisis regresi, lakukan langkah-langkah berikut.
  • Klik Analyze, Regression, Linear
  •  Kemudian pindahkan Promo(x1),Outlet(x2) ke dalam kotak independent(s) dan Sales (y) pada kotak dependen.
  • Kemudian klik ”statistics” sperti yang ditunjukan dibawah ini.
  • Selanjutnya akan tampak tampilan sperti dibawah ini, kemudian beri centang pada Estimates, Model fit, R Squared change,Descriptives,part and partial correlations,collinerity diagnostics
  • klik continue..
  • Selanjutnya akan tampil menu semula kemudian klik plot..
  • Kemudian tampilan plot sebagai berikut,
  • Dan masukan *SDRESID  pada Y dan *ZRESID pada X seperti dibawah ini,kemudian klik ”continu sehinnga tampilannya menjadi sebagai berikut :
  • kemudian akan tampak tampilan semula lalu Klik ”ok”
  • Sehingga secara otomatis lembar output dari pengolahan data menggunakan analisis regresi dengan spss 12.0 ini ditampilkan seperti dibawah ini..

Read Users' Comments (0)

0 Response to "SPSS"

Posting Komentar